Search

Pemkab Bandung Dapat Hibah Teknologi Kolam Retensi dari Pemerintah Belanda

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mendapatkan hibah dari Pemerintah Belanda berupa teknologi kolam retensi tertutup menggunakan drainblock demi mengurangi risiko banjir.

"Alhamdulillah Kabupaten Bandung mendapatkan hibah dari Belanda. Hibah ini akan digunakan untuk penanganan bencana banjir di Kabupaten Bandung, salah satunya dengan membuat kolam retensi tertutup," kata Bupati Bandung Dadang M Naser saat menerima kunjungan konsultan dan perwakilan PT Drain Block Indonesia di Rumah Jabatan (Rumjab) Bupati Bandung, Sabtu  (8/9/2018).

Begini Kronologis Pemukulan yang Dilakukan Seorang Guru terhadap 16 Murid SDN 2 Waruroyom Cirebon

Menurutnya hibah tersebut merupakan follow up dari kunjungan Pemerintah Belanda tahun lalu. Sebelumnya mereka datang ke Kabupaten Bandung dan menawarkan solusi untuk mengatasi permasalah lingkungan dan penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

"Tahun lalu juga kami mengirimkan surat ke Kantor Staff Kepresidenan RI untuk permohonan hibah ini," ujarnya.

Salah satu program yang akan dikerjakan adalah memperbaiki sistem drainase melalui pembuatan kolam retensi tertutup dengan menggunakan drainblock. Suatu teknologi canggih yang ditawarkan oleh Pemerintah Belanda.

"Nantinya air hujan akan ditampung dalam tanah, tidak lagi terbuang ke aliran-aliran sungai yang bermuara ke laut. Jadi ketika musim kemarau kita tidak kekeringan lagi, dan jika musim hujan kita tidak kebanjiran lagi," kata Dadang.

Selain membangun kolam retensi tertutup (ground tank), pada pertemuan tersebut konsultan ahli juga akan mengerjakan program lain demi mengatasi masalah limbah komunal dan limbah domestik dengan menggunakan teknologi biorock.

"Untuk prosesnya sendiri, nantinya air limbah yang kotor akan melewati biorock yang dapat menjadikan air limbah yang kotor menjadi bersih," katanya.

Menurutnya mulai minggu depan proyek pembangunan program ini akan segera dilaksanakan, dengan menghadirkan konsultan dan mahasisiwa dari Technische Universiteit Delft Belanda. Sebelumnya mereka akan melakukan penelitian selama sepuluh minggu.

"Sekarang alat-alatnya sudah tiba di Tanjung Priok, direncanakan pengerjaan akan dimulai minggu depan," katanya.

Sementara Tim Leader PT Drain Block Indonesia Slamet Budiraharjo mengungkapkan tujuan dari pengerjaan proyek ini adalah untuk mengurangi risiko banjir, risiko limbah dan pencemaran ligkungan.

"Kami meminta doa dan dukungan dari semua stake holder, agar proyek ini berhasil sehingga dapat membantu masyarakat dan lingkungan," katanya. 

Let's block ads! (Why?)

http://jabar.tribunnews.com/2018/09/08/pemkab-bandung-dapat-hibah-teknologi-kolam-retensi-dari-pemerintah-belanda

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pemkab Bandung Dapat Hibah Teknologi Kolam Retensi dari Pemerintah Belanda"

Post a Comment

Powered by Blogger.